Friday, March 27, 2020

Materi XII TKJ : Soal 2 - Latihan Ujian Sekolah

PILIHAN GANDA
Berilah tanda silang (X) pada  pilihan jawaban (A, B, C, D, atau E ) pada lembar jawab yang telah disediakan!

1.      Dibawah ini merupakan cara kerja VPS, kecuali
A.    Privasi
B.     Publikasi
C.     Remote access
D.    Keamanan
E.     Hemat biaya
2.      Hosting yang dimana paket ini memiliki keterbatasan ruang hardisk dan sumber daya bandwidth disebut SHS jenis …
A.    Shared bandwidth
B.     Shared hosting
C.     Shared server
D.    Shared limited
E.     Shared unlimited
3.      Sebuah server yang bisa disewa secara terpisah dengan website lain, server ini hanya digunakan oleh satu website dan berdiri sendiri adalah pengertian dari…
A.    VPN
B.     VPS
C.     Dedicated Hosting Server
D.    Shared Hosting Server
E.     Tunneling
4.      Sebuah aplikasi pengelolaan fitur web hosting disebut …
A.    Domain
B.     HTTPS
C.     Content Management System
D.    Cpanel
E.     Server
5.      Dibawah ini merupakan fungsi Virtual Private Server, kecuali
A.    Confidentially
B.     Security
C.     Data Intergrity
D.    Aplication hosting
E.     Origin Authentication
6.      Aplikasi yang digunakan untuk mengendalikan VPS adalah ...
A.    Putty
B.     Debian
C.     Cisco
D.    Xampp
E.     Vmware
7.      Penyimpanan file yang diperlukan website sehingga memungkinkan untuk mengakses data yang tersedia pada website tersebut secara online disebut…
A.    Xampp
B.     DNS
C.     Server
D.    Web Hosting
E.     Domain
8.      Untuk membuat jalur koneksi secara private dengan memanfaatkan infrakstruktur jaringan lain merupakan tujuan dari…
A.    Network
B.     Connection
C.     Hosting
D.    Domain
E.     Tunneling
9.      Sebuah teknologi komunikasi yang menggunakan koneksi pribadi yang dapat terhubung ke sebuah jaringan publik, merupakan pengertian dari…
A.    VPN Server
B.     VSP
C.     SHS
D.    Dedicated Hosting Server
E.     FTP Server
10.  VPS dibagi menjadi 2 macam , yaitu...
A.    VPS managed dan VPS  Shared
B.     VPS remote dan VPS sharing
C.     VPS dedicated dan VPS Undedicated
D.    VPS controled dan VPS uncontrolled
E.   VPS managed dan VPS  Unmanaged

Tuesday, March 24, 2020

Materi XI TKJ : Mail Server

Pengertian Mail Server
Mail server adalah sebuah server atau layanan internet berbasis cloud computing yang digunakan untuk mengirim dan menerima email dalam satu jaringan server mail yang sama. Mail server dapat mengumpulkan, mengolah, dan mengirim data-data serta informasi dalam bentuk email / surat elektronik dengan menggunakan domain email khusus atau domain email tersendiri. Mail server menggunakan daasr layanan client-server, dimana client dapat mengakses server email melalui aplikasi.

Ada tiga protocol utama dalam mengirimkan email melalui mail server, yaitu protocol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), POP3 (Post Office Protocol V3), dan IMAP SMTP. SMTP lebih banyak digunakan untuk menampung data serta mengirimkan email ke alamat email lain yang ingin dituju. Protocol POP3 dan protocol IMAP lebih banyak digunakan untuk memudahkan user dalam membaca dan mengakses email secara remote.

Komponen Mail Server
Hal ini penting dimiliki oleh sebuah mail server agar dapat berfungsi maksimal dalam proses menerima dan mengirim email dengan lancar. Pada dasarnya mail server memiliki dua aplikasi yaitu SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), dan POP (Post Office Protocol). Namun selain itu, mail server memiliki beberapa hal yang penting sebagai komponen dasar pendukung serta pengoperasiannya.

Beberapa komponen yang biasanya dimiliki oleh mail server ada tiga, yaitu sebagai berikut :
MUA (Mail User Agent)
MUA memiliki beberapa program utama terkait dengan proses membaca dan membuat email. Jadi MUA bertugas sebagai program untuk membaca email, menerima, serta perintah-perintah untuk membuat dan mengirimkan pesan. MUA disebut juga sebagai email reader atau pembaca email, karena fungsi utamanya adalah perintah-perintah dalam email seperti menerima email, serta mengirim balasan email. Ada beberapa MUA yang juga dilengkapi dengan Multipurpose Internet Mail Extension (MIME), yaitu program yang digunakan untuk mengirimkan email yang berisi file atau attachment-attachment tertentu.

MTA (Mail Transport Agent)
MTA adalah salah satu komponen mail server yang bertugas untuk mengurus bagian program pengiriman email. MTA akan melakukan fungsi-fungsi yang harus dilakukannya antara lain adalah menerima dan memproses pesan-pesan email yang masuk melalui berbagai macam jaringan, menentukan alamat tujuan sebagai bahan pertimbangan bagaimana cara mengirimkan sebuah pesan email tersebut, serta menggunakan daftar distribusi untuk mengirimkan salinan pesan.

MDA (Mail Delivery Agent)
MDA merupakan bagian program dari mail server yang bertugas sebagai agen pengiriman pesan email. MDA memiliki dua komponen utama, yaitu sebuah database yang berisi saluran atau jaringan untuk mengirimkan pesan, serta yang kedua adalah delivery agent yang bertugas untuk mengirimkan pesan email sesuai dengan jaringan yang dipilih.

Cara Kerja Web Mail Server
Mail server memiliki dua server yang berbeda fungsinya, yaitu server yang berfungsi sebagai outgoing server (sending email) serta yang kedua adalah incoming server (receiving email). Outgoing server dihandle oleh server SMTP pada port 25. Sedangkan incoming server dihandle oleh POP3 pada port 110 atau IMAP pada port 143. Port adalah semacam konektor yang berfungsi untuk konektor atau pintu buka tutup akses, koneksi, serta distribusi dan transmisi data dari komputer satu ke komputer maupun jaringan lainnya.

Proses mengiriman email melalui TCP/IP dapat dianalogikan sebagai berikut :

Sender -> user agent -> waiting list email -> MTA -> user mailbox -> user agent -> receiver

Kelebihan dan Manfaat Mail Server
Lebih menghemat bandwith
Tentunya menggunakan mail server sendiri yang digunakan khusus untuk jaringan private, misalnya digunakan hanya untuk email karyawan perusahaan Anda, tentu akan lebih menghemat penggunaan bandwidth perusahaan. Artinya mail server tersebut hanya digunakan oleh internal karyawan perusahaan Anda. Semakin sedikit pengguna mail server, tentunya bandwidth yang diperlukan juga akan semakin sedikit bukan? Selain itu, menggunakan mail server pribadi juga menguntungkan pada saat terjadi kemungkinan server down atau crash karena banyaknya user yang mengakses email pada saat yang bersamaan, kemungkinannya juga akan semakin sedikit.

Lebih cepat & efisien
Memiliki private mail server akan berdampak pada minimnya resiko email yang tidak terkirim karena berbagai faktor dan alasan baik pengaruh dari server itu sendiri maupun program dan aplikasinya. Selain itu memiliki mail server pribadi lebih cepat dalam proses pengiriman serta penerimaan email karena traffic yang relatif lebih ‘sepi’ jika dibandingkan dengan mail server gratis dan publik. Hal inilah yang dapat membuat Anda tidak akan menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengurus keperluan email.

Mudah mengatur account
Memiliki mail server sendiri tentu akan lebih mudah dalam pengaturan dan konfigurasi email. Akun-akun email yang dimiliki juga tentu lebih mudah dalam pengoperasian, pengaturan, serta maintenancenya.

Lebih private dan aman
Memiliki private mail server sendiri tentu artinya memiliki jaringan sendiri yang digunakan oleh internal user yang yang menggunakan mail server tersebut untuk urusan pekerjaan. Private mail server yang digunakan oleh user pun akan lebih aman karena penggunaan dan pengelolaan hanya digunakan oleh jaringan internal.

Jenis-Jenis Mail Server
Mail server memiliki berbagai jenis-jenis tertentu berdasarkan sistem pengoperasian dan programnya. Beberapa jenis mail server diantaranya adalah sebagai berikut :

Sendmail
Sendmail adalah sistem mail server yang paling standar dan banyak digunakan pada sistem operasi Linux/Unix.

Postfix
Postfix merupakan mail server yang dibuat berdasarkan hasil pengembangan dari server Sendmail. Bedanya, Postfix dapat dijalankan pada sistem operasi Linux/Unix serta Mac OS X. Postfix ini diharapkan dapat menggantikan server dari Sendmail.

Qmail
Qmail adalah mail server yang disebut-sebut sebagai server teraman dalam sistem operasi mail server. Hal ini dikarenakan Qmail belum memiliki sedikitpun celah keamanan yang dapat mengganggu maupun merusak kinerja mail server tersebut. Qmail telah banyak digunakan oleh penyedia email besar seperti Hotmail dan Yahoo.

Fungsi Web Mail Server
Fungsi utama mail server adalah sebagai program yang mengatur agar email dapat dikirim oleh pengirim email dan diterima oleh penerima email dengan aman, cepat, dan tanpa kendala. Mail server juga digunakan untuk mengatur penerimaan, pengolahan, pengaturan, serta penyalur proses respon atas email-email yang masuk kedalam kotak masuk pesan. Tujuan dari layanan dan program mail server itu sendiri adalah membuat jaringan dan koneksi transportasi email menjadi lebih aman, cepat, tanpa gangguan, dan lain sebagainya.

Contoh Mail Server
Aplikasi dan program mail server yang dapat dibedakan berdasarkan komponennya menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut :
  1. Komponen Mail Transfer Agent (MTA),contohnya aplikasi Sendmail, Postfix, Exim, Qmail, MAilX, Pine, dan Netscape.
  2. Komponen Mail Delivery Agent (MDA), contohnya mail server  yang berfungsi mendistribusikan email yang datang ke MTA sesuai mailbox masing-masing user.
  3. Komponen Mail User Agent (MUA), contohnya Thunderbird, Outlook, Eudora Mail, Kmail, dan Evolution.

Monday, March 23, 2020

Materi X TKJ : Statemen Perulangan While-Do dan Repeat


Statemen While-Do
Statemen While-Do digunakan untuk melakukan proses perulangan suatu statemen atau blok statemen terus-menerus selama kondisi ungkapan logika pada While masih bernilai logika benar. Pada pengulangan while terdapat suatu kondisi yang harus diperiksa terlebih dahulu. Apabila kondisi yang didefinisikan bernilai benar (true) maka statemen yang terdapat dalam blok pengulangan pun akan dieksekusi. Sebaliknya apabila kondisi salah (false), maka program tidak akan pernah memasuki blok pengulangan. Dengan kata lain, statemen dalam blok pengulangan akan diabaikan.
Bentuk umum pendeklarasian:
{apabila hanya terdapat satu statemen}
while (kondisi) do
     statemen;

{apabila terdapat lebih dari satu statemen}
while (kondisi) do begin
     statemen1;
     statemen2;
     ….

     end;

Contoh1: program yang menggunakan pengulangan while :
program statemenwhile1;
uses crt;
var
   i:integer;   {variabel untuk indeks pengulangan}
begin
     clrscr;
     {inisialisasi nilai indeks dengan nilai 1}
     i := 1;
     {melakukan pengulangan dengan indeks awal = 1}
     while (i <=5) do begin
           writeln('Bahasa Pemograman Pascal');
           i := i+1;       {menaikkan nilai i sebesar 1}
     end;
end.

Bila program dijalankan maka didapatkan output :
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal


Penjelasan:
Apabila program tersebut dijalankan maka akan tampil teks ‘Bahasa Pemograman Pascal’ sebanyak 5 kali. Mula-mula variabel i bernilai 1. selanjutnya program akan memeriksa apakah nilai i lebih kecil atau sama dengan 5, atau tidak. Oleh karena 1 lebih kecil dari 5, maka kondisi diatas terpenuhi atau bernilai true sehingga statemen didalam blok pengulangan akan dieksekusi untuk pertama kali. Selanjutnya nilai i akan dinaikkan satu sehingga bernilai 2. program akan kembali melakukan pengecekan terhadap nilai i. Oleh karena 2 juga masih lebih kecil dari 5, maka statemen akan dieksekusi untuk kedua kalinya. Begitu seterusnya sampai variabel i bernilai 6. Pada saat nilai i sama dengan 6, maka program akan dihentikan. Hal ini disebabkan karena 6 tidak lebih kecil dari 5 atau sama dengan 5, sehingga kondisi sudah tidak terpenuhi lagi atau telah bernilai false.

Statemen repeat
Blok pengulangan jenis ini sebenarnya mirip dengan blok pengulangan while, perbedaannya hanya pada jenis ini pengulangan akan terus dilakukan apabila kondisi yang didefinisikan masih bernilai false. Jadi dengan kata lain pengulangan hanya akan dihentikan apabila kondisi bernilai true. Dalam pengulangan ini kondisi akan dituliskan di akhir blok. Hal ini tentu menyebabkan pada blok pengulangan jenis ini statemen minimal akan dieksekusi satu kali, walaupun ternyata kondisi yang didefinisikan terpenuhi atau bernilai true. Pengulangan jenis ini pada umumnya digunakan untuk kasus-kasus pengulangan yang tidak bergantung pada kondisi awal.

Bentuk umum pendeklarasiannya :
program statemenrepeat1;
uses crt;
var
   i:integer;
begin
     clrscr;
     i:=1;
     repeat
           writeln('Bahasa Pemograman Pascal');
           i:=i+1;
     until (i>5);
     readln;
end.

Bila program dijalankan maka didapatkan output :
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal

Wednesday, March 18, 2020

Latihan XII TKJ : Soal Latihan Ujian Sekolah Produktif TKJ

Soal Latihan Ujian Sekolah Produktif TKJ

I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang ( X ) pada jawaban A, B, C, D, atau E
1. Sebuah server yang bisa disewa secara terpisah dengan website lain, server ini hanya digunakan oleh satu website dan berdiri sendiri adalah pengertian dari…
A. VPN
B. VPS
C. Dedicated Hosting Server
D. Shared Hosting Server
E. Tunneling

2. Untuk membuat jalur koneksi secara private dengan memanfaatkan infrakstruktur jaringan lain merupakan tujuan dari…
A. Network
B. Connection
C. Hosting
D. Domain
E. Tunneling

3. Sebuah teknologi komunikasi yang menggunakan koneksi pribadi yang dapat terhubung ke sebuah jaringan publik, merupakan pengertian dari…
A. VPN Server
B. VSP
C. SHS
D. Dedicated Hosting Server
E. FTP Server

4. Jumlah subnet dari 172.16.0.0 /25 adalah…
A. 64 subnet
B. 128 subnet
C. 256 subnet
D. 512 subnet
E. 1024 subnet

5. Subnet mask dari nilai CIDR /22 adalah
A. 255.255.255.192
B. 255.255.255.128
C. 255.255.255.224
D. 255.255.248.0
E. 255.255.252.0

6. IP Address 172.16.1.5 termasuk IP ….
A. Kelas A
B. Kelas B
C. Kelas C
D. Kelas D
E. Kelas E

7. Cara membaca IP Address kelas A, misalnya 113.46.5.6 adalah.....
A. Network ID = 113 Host ID = 46.5.6
B. Network ID = 113.46 Host ID = 5.6
C. Network ID = 113.46.5 Host ID = 6
D. Network ID = 113.46.5.6 Host ID = 0
E. Network ID = 0 Host ID = 113.46.5.6
Petunjuk untuk soal no. 8 – 12
Diketahui suatu jaringan komputer mempunyai :
Network   :  192.168.1.0
Subnet mask  :  255.255.255.192

8. Konversi Subnet mask dalam bentuk biner adalah ….
A. 11111111. 11111111. 11111111. 11000000
B. 11111111. 11111111. 11111111. 11100000
C. 11111111. 11111111. 11111111. 11110000
D. 11111111. 11111111. 11111111. 11111000
E. 11111111. 11111111. 11111111. 11111100

9. Berapakah jumlah subnet pada network tersebut….
A. 4
B. 2
C. 8
D. 10
E. 12

10. Berapakah jumlah host persubnetnya….
A. 32
B. 64
C. 63
D. 62
E. 20

11. Blok subnet pada network tersebut adalah….
A. 32
B. 64
C. 63
D. 62
E. 20

12. Jika subnet mask dikonversikan menjadi bentuk CIDR adalah ….
A. /25
B. /26
C. /27
D. /28
E. /29

Petunjuk untuk soal no. 13 – 17
Diketahui suatu jaringan komputer mempunyai :
Network :  172.16.0.0 / 25

13. Subnet mask pada network tersebut adalah ….
A. 255.255.128.0
B. 255.255.254.0
C. 255.255.255.0
D. 255.255.255.128
E. 255.255.255.192

14. Jumlah subnet pada network tersebut adalah….
A. 128
B. 256
C. 512
D. 1024
E. 2048

15. Jumlah host persubnet pada network tersebut adalah….
A. 32
B. 64
C. 128
D. 256
E. 512

16. Host pertama pada subnet  ke-2 adalah….
A. 172.16.0.1
B. 172.16.0.65
C. 172.16.0.129
D. 172.16.1.0
E. 172.16.129.0

17. Broadcast pada subnet  ke-3 adalah….
A. 172.16.0.127
B. 172.16.0.191
C. 172.16.0.255
D. 172.16.1.127
E. 172.16.1.255

18. Berikut merupakan segi-segi keamanan jaringan, kecuali ...
A. Confidentiality
B. Integrity
C. Availability
D. Authentication
E. Fabrication

19. Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa  orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan, disebut ...
A. Interruption
B. Interception
C. Modification
D. Authentication
E. Confidentiality

20. Sebuah proses yang melakukan perubahan sebuah data/kode  dari yang bisa dimengerti menjadi sebuah data/kode yang tidak bisa dimengerti (tidak terbaca) disebut …
A. Deskripsi
B. Algoritma
C. Enkripsi
D. Pseudocode
E. Integrity

Tuesday, March 17, 2020

Materi XI TKJ - ASJ : Domain Name Service

Domain Name Service (DNS)
Nama merupakan salah satu solusi yang diterapkan dalam jaringan untuk user dapat mengenali dan mengingat keberadan suatu komputer server dalam jaringan. Domain Name Service (DNS) merupakan sebuah sistem yang dikembangkan  untuk mengelola penamaan suatu komputer, layanan ataupun sumber daya di jaringan yang disusun secara hirarki dan terdistribusi. Secara praktis, DNS digunakan untuk mengaitkan antara alamat IP suatu server dengan nama domain dalam format FQDN (Fully Qualified Domain Name). FQDN disini merupakan nama domain lengkap untuk suatu komputer dalam jaringan, mulai dari nama host untuk komputer itu, organisasi/perusahaan tempat komputer itu berada, hingga Top-Level Domain (TLD).

Gambar 1. Contoh penggambaran penamaan hirarki pada DNS

Penamaan secara hirarki ini digunakan untuk menunjukkan tingkatan antara sumber daya tersebut. Ada yang digunakan untuk menyatakan komputer perorangan, organisasi ataupun top-level domain. Misalnya, dari domain


tekno.kompas.com dapat diketahui bahwa komputer host-nya adalah domain , kompas merupakan domain untuk menunjukkan organisasi/perusahaannya sedangkan com sebagai TLD.

TLD merupakan turunan pertama dari root domain, yang digunakan untuk menunjukkan letak geografis, jenis organisasi, ataupun fungsinya. Contohnya, .id adalah TLD yang digunakan untuk menunjukkan bahwa FQDN komputer yang mengandung domain tersebut berada di Indonesia. Sedangkan .edu adalah TLD untuk menunjukkan sebuah komputer yang menyediakan informasi terkait dengan pendidikan (education).

Melalui penamaan ini memungkinkan kita untuk mengetahui alamat IP dari suatu domain. Demikian juga sebaliknya, apabila ingin mengetahui apakah suatu alamat IP memiliki nama dapat juga dicek melalui server ini. Proses mencari IP dari nama domain ini dikenal dengan istilah forward domain, untuk proses sebaliknya disebut juga dengan nama reverse domain.

Komputer server yang menjalankan layanan ini dikenal dengan nama server DNS atau name server. Misalnya, nama domain www.google.com dikaitkan dengan alamat IP 117.102.117.241. Dari kaitan ini, maka dengan mengakses nama domain www.google.com oleh server DNS akan dihubungkan ke server google dengan alamat IP-nya.

BIND (Berkeley Internet Naming Daemon) merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan oleh server-server UNIX/Linux. Saat ini aplikasi BIND telah sampai pada versi 10. Saat ini BIND telah dialihkan pengembangannya ke Internet Systems Consortium (ISC).

File HOSTS

Sebelum ada server DNS sebuah komputer untuk dapat terhubung ke komputer lain melalui nama adalah dengan menggunakan file HOSTS. Dimana melalui file


ini sebuah nama dapat diberikan ke suatu komputer di jaringan. Secara prinsip baik server DNS maupun file HOSTS memiliki fungsi yang sama. Namun, bedanya file HOSTS tersimpan dan hanya berlaku bagi komputer yang menggunakan file tersebut. Penamaan yang telah dibuat tidak berlaku bagi komputer lainnya. Sedangkan dengan server DNS setiap komputer yang dalam jaringan tersebut dapat menggunakan server DNS tersebut untuk menterjemahkan nama domain menjadi ip address-nya.

Dalam penerapannya sebuah sistem komputer sebelum menghubungi name server akan membaca file HOSTS ini terlebih dahulu. Apabila ada entri pemetaan nama domain yang dicari di file ini, maka alamat ip-nya yang akan digunakan.

WHOIS adalah layanan di jaringan internet yang dapat digunakan untuk mengetahui informasi detil tentang suatu domain. Setiap domain yang ada biasanya didaftarkan pada lebih dari satu server DNS, yang pertama sebagai server primer, yang kedua sebagai backup.

    Cara Kerja Server DNS

Server DNS dalam implementasinya memerlukan program client yang dapat menghubungkan setiap komputer user dengan server DNS. Program ini dikenal dengan nama resolver. Resolver ini digunakan oleh program aplikasi yang terinstall di komputer user, seperti web browser dan mail client. Berikut ini merupakan gambaran proses yang dilalui untuk memperoleh alamat host dari nama domain www.microsoft.com.





Gambar 2. Cara kerja DNS Resolver

Dari gambar ini dapat dijelaskan urutan cara kerja Server DNS menangai permintaan sebagai berikut:
·         Mencari alamat host pada file HOSTS, bila ada berikan alamatnya dan proses selesai.
·         Mencari pada data cache yang dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya, bila ada simpan dalam data cache, berikan hasilnya dan selesai.
·         Mencari pada alamat Server DNS pertama yang telah ditentukan oleh user. Server DNS yang ditunjuk akan mencari nama domain pada cache-nya.
·         Apabila tidak ketemu, pencarian dilakukan dengan melihat file database domain (zones) yang dimiliki oleh server.
·         Apabila tidak menemukan, server ini akan menghubungi Server DNS lain yang sudah dikaitkan dengan server ini. Jika ketemu simpan dalam cache dan berikan hasilnya.
·         Apabila pada Server DNS pertama tidak ditemukan pencarian dilanjutkan pada Server DNS kedua dan seterusnya dengan proses yang sama seperti diatas.

Pencarian domain dari client ke sejumlah Server DNS ini dikenal sebagai proses pencarian iteratif, sedangkan proses pencarian domain antar server DNS dikenal dengan nama pencarian rekursif.

Monday, March 16, 2020

Materi X TKJ - PemDas : Statemen Pengulangan

Blok pengulangan merupakan suatu blok program yang memiliki mekanisme untuk melakukan pengeksekusian statemen secara berulang yang bertujuan untuk membuat program yang kita tulis menjadi efisien. Perhatikan contoh program berikut ini:


Program UlangStatemen;
Uses crt;
Begin
     Clrscr;
     Writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);
Writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);
Writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);
Writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);
Writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);
Readln;
End.

Bila program dijalankan maka didapatkan output :
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal
Bahasa Pemograman Pascal


Tampak pada program diatas bahwa untuk menuliskan teks ‘Bahasa Pemograman Pascal’ ke layar sebanyak lima kali, kita harus menuliskan statemen

Writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);

 Writeln(‘Bahasa Pemograman Pascal’);

sebanyak lima kali juga. Bayangkan jika kita dituntut untuk menuliskannya sebanyak 50 kali atau bahkan 100 kali. Hal ini tentu akan merepotkan, membosankan, dan juga menyita waktu anda. Bahasa Pascal memiliki tiga buah konstruksi untuk melakukan pengulangan, yaitu dengan menggunakan for, while...do dan repeat...until.


Statemen for
            Pengulangan for pada umumnya digunakan untuk mengulang statemen atau satu blok statemen berulang kali. Statemen for juga digunakan untuk melakukan pengulangan yang banyaknya sudah diketahui secara pasti. Dalam pengulangan jenis ini kita selalu membutuhkan sebuah variabel sebagai indeks pengulangan yang dapat bertipe bilangan bulat, karakter maupun enumerasi.

Perulangan Positif
            Perulangan positif adalah perulangan dengan penghitung dari kecil ke besar atau dengan kata lain pertambahannya positif. Perulangan positif dapat dibentuk dengan menggunakan statemen For-To-Do.
Bentuk umum pendeklarasiaannya:
{untuk satu statemen}
for variabel_indeks := batas_awal to batas_akhir do
       Statemen_yang_akan_diulang;

{untuk statemen yang banyaknya lebih dari satu}
for variabel_indeks := batas_awal to batas_akhir do
begin
       Statemen_yang_akan_diulang;
       Statemen_yang_akan_diulang;
       ….

end;

Banyaknya pengulangan yang akan dilakukan dihitung dari mulai nilai batas awal sampai nilai batas akhir. Perlu diperhatikan bahwa nilai dari batas awal harus lebih kecil dari pada nilai batas akhir. Apabila nilai batas awal sama dengan nilai batas akhir, maka statemen hanya akan dilakukan satu kali. Nilai awal dari indeks dapat dimulai dari berapa saja, asal nilai akhirnya disesuaikan dengan banyaknya pengulangan yang akan dilakukan. Adapun nilai dari variabel indeks tersebut akan dinaikkan sebesar 1 secara otomatis setiap akhir pengeksekusian statemen.
Contoh1 : program yang didalamnya terdapat pengulangan yang menggunakan statemen for.
program statemenfor1;
uses crt;
var
   i :integer;
begin
     clrscr;
     for i:= 1 to 5 do
         writeln(i);


end.


Bila program dijalankan maka didapatkan output :
1
2
3
4
5


Perulangan Negatif

            Perulangan negatif adalah perulangan dengan penghitung dari besar ke kecil atau dengan kata lain pertambahannya negatif. Perulangan negatif dapat dibentuk dengan menggunakan statemen For-DownTo-Do.



Bentuk umum pendeklarasiannya:

for variabel_indeks := batas_awal Downto batas_akhir do

       Statemen_yang_akan_diulang;
Contoh program yang didalamnya menggunakan pengulangan yang bersifat menurun:
program statemenfor5;
uses crt;
var
   i:integer;
begin
     clrscr;
     {melakukan pengulangan dengan indeks awal = 5}
     for i:=5 downto 1 do begin
         writeln(i);
     end;
     readln;
end.

Bila program dijalankan maka didapatkan output :
5
4
3
2
1

Materi XI TKJ : Membuat Tabel Baru

Bentuk umum SQL untuk membuat suatu table secara sederhana sebagai berikut : CREATE TABLE nama_tabel ( field1 tipe(panjang), field2 t...